
Malang, 12 Mei 2026 – Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Islam Malang (UNISMA) bekerja sama dengan Perpustakaan dan Kearsipan Universitas Islam Malang menyelenggarakan seminar bertajuk “Tips dan Trik Scopus: Menembus Jurnal di Era Artificial Intelligence (AI)”. Kegiatan yang dilaksanakan di lingkungan Perpustakaan UNISMA ini diikuti oleh dosen, peneliti, editor jurnal, serta sivitas akademika yang ingin meningkatkan kemampuan dalam menulis dan mempublikasikan artikel ilmiah pada jurnal bereputasi internasional.

Kegiatan dibuka oleh Rektor Universitas Islam Malang, didampingi Ketua LPPM UNISMA Prof. Dr. Ir. Mahayu Woro Lestari, M.P., serta Kepala Perpustakaan dan Kearsipan Universitas Islam Malang. Kehadiran para pimpinan universitas menunjukkan komitmen UNISMA dalam mendorong peningkatan kualitas publikasi ilmiah sebagai bagian dari penguatan budaya riset di lingkungan kampus.

Seminar menghadirkan Dr. Dwi Maryono, S.Ag., M.Pd., MOS sebagai narasumber utama. Dalam paparannya, beliau membahas berbagai strategi praktis agar artikel ilmiah memiliki peluang lebih besar untuk diterima pada jurnal internasional bereputasi yang terindeks Scopus, sekaligus mengulas bagaimana perkembangan teknologi Artificial Intelligence (AI) dapat dimanfaatkan secara efektif dan bertanggung jawab dalam proses penulisan artikel ilmiah.
Menurut Dr. Dwi Maryono, pemanfaatan AI saat ini telah menjadi bagian dari ekosistem akademik yang tidak dapat dihindari. Namun demikian, AI seharusnya diposisikan sebagai alat bantu untuk meningkatkan produktivitas peneliti, bukan sebagai pengganti kemampuan berpikir kritis maupun integritas ilmiah seorang akademisi.
Dalam sesi materi, peserta memperoleh pembahasan mengenai tahapan penyusunan artikel ilmiah yang berkualitas, teknik memilih jurnal yang sesuai dengan ruang lingkup penelitian, strategi menghindari desk rejection, penyusunan cover letter, hingga cara merespons masukan dari reviewer. Narasumber juga memberikan berbagai tips dalam memanfaatkan aplikasi berbasis AI untuk membantu proses pencarian referensi, penyuntingan bahasa akademik, pengelolaan sitasi, serta penyempurnaan naskah tanpa mengabaikan etika publikasi ilmiah.
Seminar berlangsung secara interaktif dengan diskusi yang membahas berbagai tantangan publikasi internasional yang dihadapi dosen, mulai dari peningkatan kualitas substansi artikel, pemilihan jurnal yang kredibel, hingga strategi meningkatkan peluang artikel diterima pada jurnal bereputasi internasional. Antusiasme peserta terlihat dari banyaknya pertanyaan yang disampaikan selama sesi diskusi.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua LPPM UNISMA menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program pembinaan berkelanjutan untuk meningkatkan produktivitas publikasi ilmiah dosen. Melalui seminar seperti ini, diharapkan semakin banyak karya ilmiah dosen UNISMA yang mampu dipublikasikan pada jurnal bereputasi internasional sehingga berkontribusi terhadap peningkatan reputasi akademik universitas.
Sementara itu, Kepala Perpustakaan dan Kearsipan UNISMA menegaskan komitmennya untuk terus mendukung kebutuhan informasi akademik dan literasi ilmiah sivitas akademika melalui berbagai layanan pendampingan, pelatihan, serta penyediaan sumber referensi yang berkualitas.
Melalui penyelenggaraan seminar “Tips dan Trik Scopus: Menembus Jurnal di Era AI”, LPPM UNISMA bersama Perpustakaan dan Kearsipan UNISMA berharap dapat meningkatkan kompetensi dosen dalam menghasilkan publikasi ilmiah yang berkualitas, beretika, dan mampu bersaing di tingkat internasional. Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari komitmen UNISMA dalam memperkuat budaya riset, meningkatkan mutu luaran penelitian, serta mendukung pencapaian visi universitas sebagai institusi pendidikan tinggi yang unggul di bidang penelitian, inovasi, dan pengabdian kepada masyarakat.
