
Malang, 21 Maret 2025 – Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Islam Malang (UNISMA) menyelenggarakan Klinik Proposal Pengabdian kepada Masyarakat sebagai bentuk pendampingan bagi dosen dalam meningkatkan kualitas penyusunan proposal pengabdian yang inovatif, aplikatif, dan berorientasi pada penyelesaian permasalahan masyarakat. Kegiatan yang dilaksanakan di Gedung Umar bin Khattab Lantai 4, Universitas Islam Malang ini menjadi bagian dari upaya LPPM dalam meningkatkan daya saing proposal dosen pada berbagai skema pendanaan pengabdian kepada masyarakat.

Kegiatan menghadirkan Prof. Dr. drh. Lili Zalizar, M.S., Reviewer Nasional Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM) Bidang Pengabdian kepada Masyarakat, sebagai narasumber. Dengan pengalaman sebagai reviewer nasional, beliau memberikan pendampingan secara komprehensif mengenai strategi penyusunan proposal yang memenuhi standar penilaian dan memiliki peluang lebih besar untuk memperoleh pendanaan.
Dalam pemaparannya, Prof. Lili Zalizar menjelaskan bahwa program pengabdian kepada masyarakat harus diawali dengan identifikasi kebutuhan mitra secara tepat, sehingga solusi yang ditawarkan benar-benar mampu memberikan manfaat yang berkelanjutan. Proposal yang baik tidak hanya menggambarkan aktivitas yang akan dilakukan, tetapi juga menunjukkan dampak nyata yang dapat dirasakan oleh masyarakat.
Beliau juga menguraikan berbagai aspek penting dalam penyusunan proposal, mulai dari penyusunan latar belakang berbasis permasalahan riil, perumusan tujuan dan luaran program, penyusunan metode pelaksanaan, indikator keberhasilan, hingga perencanaan anggaran yang efektif dan sesuai dengan ketentuan pendanaan.

Kegiatan berlangsung secara interaktif melalui sesi diskusi dan konsultasi proposal. Para dosen memperoleh kesempatan untuk menyampaikan rancangan proposal yang sedang disusun dan mendapatkan masukan langsung dari narasumber mengenai substansi program, kelayakan metode, relevansi luaran, serta berbagai aspek yang menjadi perhatian reviewer dalam proses seleksi proposal.
Melalui klinik ini, peserta diharapkan mampu meningkatkan kualitas proposal pengabdian sehingga lebih kompetitif dalam memperoleh pendanaan, baik melalui skema internal UNISMA maupun pendanaan eksternal dari Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM) Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.
Ketua LPPM UNISMA menyampaikan bahwa kegiatan pendampingan seperti ini akan terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai bagian dari komitmen universitas dalam meningkatkan kualitas pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Pengabdian kepada masyarakat diharapkan tidak hanya menjadi kewajiban akademik, tetapi juga menjadi sarana bagi dosen untuk menghadirkan inovasi yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mendukung pembangunan daerah.

Melalui penyelenggaraan Klinik Proposal Pengabdian kepada Masyarakat, LPPM UNISMA kembali menegaskan komitmennya dalam membangun budaya akademik yang produktif, memperkuat kapasitas dosen, serta menghasilkan program-program pengabdian yang berkualitas, berkelanjutan, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat luas.
