
Malang, 17 Desember 2025 – Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Islam Malang (UNISMA) kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kapasitas dosen melalui penyelenggaraan Klinik Penyusunan Proposal Penelitian Bidang Eksakta. Kegiatan yang berlangsung di Ruang Sidang Drs. KH. Abdul Ghofir, Universitas Islam Malang ini menjadi forum pendampingan bagi dosen dalam menyusun proposal penelitian yang berkualitas, inovatif, dan kompetitif untuk memperoleh pendanaan penelitian nasional.
Kegiatan menghadirkan Prof. apt. Enade Perdana Istyastono, S.F., M.Sc., Ph.D., Reviewer Nasional Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM) Bidang Penelitian Eksakta, sebagai narasumber. Dengan pengalaman sebagai reviewer berbagai skema hibah penelitian, beliau memberikan pembekalan mengenai strategi menyusun proposal yang sesuai dengan standar penilaian nasional serta memiliki peluang lebih besar untuk didanai.
Dalam pemaparannya, Prof. Enade menegaskan bahwa proposal penelitian yang unggul harus memiliki kebaruan (novelty) yang jelas, didukung dengan kajian pustaka yang mutakhir, metodologi yang kuat, serta luaran penelitian yang terukur dan relevan dengan kebutuhan pengembangan ilmu pengetahuan maupun penyelesaian permasalahan di masyarakat.
“Proposal penelitian bukan sekadar memenuhi persyaratan administrasi, tetapi harus mampu menunjukkan kontribusi ilmiah yang nyata. Reviewer akan melihat keterkaitan antara permasalahan, tujuan, metode, dan luaran yang dihasilkan sebagai satu kesatuan yang utuh,” jelasnya.
Selain membahas substansi proposal, narasumber juga memberikan pendampingan mengenai penyusunan latar belakang berbasis evidence, perumusan tujuan penelitian, penyusunan metode yang sistematis, penyusunan anggaran yang proporsional, hingga strategi menyusun target luaran berupa publikasi ilmiah bereputasi, hak kekayaan intelektual, prototipe, maupun inovasi teknologi.
Kegiatan berlangsung secara interaktif melalui sesi diskusi dan konsultasi. Para peserta diberikan kesempatan untuk mempresentasikan rancangan proposal penelitian yang telah disusun, kemudian memperoleh masukan langsung dari narasumber mengenai aspek ilmiah, kebaruan penelitian, kelayakan metodologi, serta berbagai komponen yang menjadi perhatian reviewer dalam proses seleksi proposal pendanaan.
Ketua LPPM UNISMA menyampaikan bahwa klinik penyusunan proposal merupakan salah satu program pembinaan yang diselenggarakan secara berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas penelitian dosen. Pendampingan oleh reviewer nasional diharapkan mampu meningkatkan pemahaman dosen terhadap standar penilaian proposal sehingga kualitas proposal yang diajukan semakin baik dan memiliki daya saing tinggi pada skema pendanaan nasional.

Melalui kegiatan ini, dosen diharapkan mampu menghasilkan proposal penelitian yang lebih sistematis, inovatif, dan sesuai dengan arah kebijakan riset nasional. Selain meningkatkan peluang memperoleh pendanaan, kegiatan ini juga diharapkan mampu mendorong lahirnya penelitian-penelitian unggulan yang menghasilkan publikasi ilmiah bereputasi, inovasi teknologi, serta kontribusi nyata bagi pembangunan bangsa.

Penyelenggaraan Klinik Penyusunan Proposal Penelitian Bidang Eksakta menjadi bagian dari komitmen LPPM UNISMA dalam membangun budaya riset yang unggul, meningkatkan produktivitas penelitian dosen, serta memperkuat implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui penelitian yang berkualitas, berkelanjutan, dan berdampak luas bagi masyarakat dan perkembangan ilmu pengetahuan.
